KISAH PEMBURU (sebuah pilihan)
Dalam keadaan terpojok seorang pemburu sempat berujar lewat Hp pada istrinya.
Pemburu: "Dik, mungkin ini terakhir kalinya aku bersay hallow denganmu"
Istri: Apa!!!, apakah kurang cukup aku menemanimu selama ini (nada keras)
Pemburu: “Bukan begitu, Dik. Aku benar-benar sudah tidak bisa (berusaha menyembunyikan)
Istri: “Mulai macam-macam sekarang, ingat Pak, janji kita dulu pas pernikahan to! Sehidup s...emati!”
Pemburu: “Iya Dik, tapi aku mesti gimana lagi, sudah tidak bisa denganmu”
Istri: “ Ok, kalau maumu begitu, Pak. Tapi tolong, aku ingin tahu, siapa dia yang telah membuat Bapak berubah sekarang?”
Pemburu: “aku bingung Dik, ada tiga soalnya!”
Istri: Hah …, sebanyak itu, benar2 tega kamu Pak!
Pemburu: “Lha terus gimana, Dik. Mereka minta semuanya, aku tidak bisa berbuat apa2 sekarang”
Yang pertama: gemuk, rambutnya panjang, giginya bagus, kukunya juga panjang”
Yang kedua: agak gemuk, rambutnya pendek, giginya gingsul, dan senyumnya mencurigakan”
Yang ketiga: agak kurus, rambutnya agak pendek, giginya ompong, dan menggoda”
Istri: “aku sebenarnya tidak rela Pak, tapi terserah Bapak, jika memang sudah tidak bisa dipertahankan lagi & jalan untuk kita berdua”
Pemburu: “Ya Dik. Tapi tolong, setelah ini. Jika berkunjung ke kebun binatang, jangan pernah mengenangku lagi ya, agar kamu gak sedih lagi.”
Istri: “ lhoh … lha memang kenapa Pak?”
Pemburu: “karena aku telah membuat gendut perut singa itu”
Istinya: “Hah …, Bapak serong dengan singa, keterlaluan benar!!!
Pemburu: “Bukan Dik, aku dimakan ….
Istri: ?????
Dalam keadaan terpojok seorang pemburu sempat berujar lewat Hp pada istrinya.
Pemburu: "Dik, mungkin ini terakhir kalinya aku bersay hallow denganmu"
Istri: Apa!!!, apakah kurang cukup aku menemanimu selama ini (nada keras)
Pemburu: “Bukan begitu, Dik. Aku benar-benar sudah tidak bisa (berusaha menyembunyikan)
Istri: “Mulai macam-macam sekarang, ingat Pak, janji kita dulu pas pernikahan to! Sehidup s...emati!”
Pemburu: “Iya Dik, tapi aku mesti gimana lagi, sudah tidak bisa denganmu”
Istri: “ Ok, kalau maumu begitu, Pak. Tapi tolong, aku ingin tahu, siapa dia yang telah membuat Bapak berubah sekarang?”
Pemburu: “aku bingung Dik, ada tiga soalnya!”
Istri: Hah …, sebanyak itu, benar2 tega kamu Pak!
Pemburu: “Lha terus gimana, Dik. Mereka minta semuanya, aku tidak bisa berbuat apa2 sekarang”
Yang pertama: gemuk, rambutnya panjang, giginya bagus, kukunya juga panjang”
Yang kedua: agak gemuk, rambutnya pendek, giginya gingsul, dan senyumnya mencurigakan”
Yang ketiga: agak kurus, rambutnya agak pendek, giginya ompong, dan menggoda”
Istri: “aku sebenarnya tidak rela Pak, tapi terserah Bapak, jika memang sudah tidak bisa dipertahankan lagi & jalan untuk kita berdua”
Pemburu: “Ya Dik. Tapi tolong, setelah ini. Jika berkunjung ke kebun binatang, jangan pernah mengenangku lagi ya, agar kamu gak sedih lagi.”
Istri: “ lhoh … lha memang kenapa Pak?”
Pemburu: “karena aku telah membuat gendut perut singa itu”
Istinya: “Hah …, Bapak serong dengan singa, keterlaluan benar!!!
Pemburu: “Bukan Dik, aku dimakan ….
Istri: ?????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar